BP2SDM KLHK Menggelar Sarasehan Webinar Penggunaan Drone di Bidang Kehutanan

sekedar coretan dinding

BP2SDM KLHK Menggelar Sarasehan Webinar Penggunaan Drone di Bidang Kehutanan

purnamasofyan.id, BP2SDM Menggelar sarasehan webinar penggunaan drone di bidang kehutanan pada hari Rabu, 15 Juli 2020. Sarasehan ini di buka oleh Kepala Badan P2SDM Kementerian LHK Ir. Helmi Basalamah., M.Sc, kemudian narasumber pada sarasehan tersebut menghadirkan dari Instansi, Praktisi dan Ahli lainnya, Yaitu dari TNI Angkatan Udara, ITB, Univ. Papua, dan Ditjen PPI Kementerian LHK.
tema yang diangkat dari Sarasehan Webinar Penggunaan Drone di Bidang Kehutanan yaitu Keselamatan penggunaan drone, Peluang penggunaan drone, Potensi penggunaan drone kelebihan dan kekuranagan, Spesifikasi drone untuk penggunaan sektor lingkungan hidup dan kehutanan. Antusiasme pesertanya begitu membudak dari dari seluruh Indonesia dengan beragaam profesi, Mahasiswa, dosen, wiraswasta, dan Aparatur Sipil Negara lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Narasumber dari TNI Angkatan Udara yaitu Kol. Pnb. Agung Sasongkojati, MA, Sc., M.S.S beliau sebagai Paban II Puanpotdirga Soptdirga, Sesbid Sertifikasi Safety Fasi, dan sebagai Ketua Drone Fasi juga, kemudian dari ITB ada Dr. Ir Hikmat Ramdan, M.Sc. I.P.U beliau sebagai Dosen dan Founder Indonesia Mapping Community, kemudian dari Univ. Papua ada Zulfikar Mardiyadi, S.Hut., M.Si beliau sebagai Dosen dan Pengurus Indonesian Mapping Community dan Narasumber dari Ditjen PPI KLHK ada Dr. Ir. Rhuanda Agung Sugadirman, M.Sc.

Helmi Basalamah selaku Kepala Badan P2SDM LHK mengatakan, di era revolusi industri 4.0, penggunaan drone merupakan sebuah teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan proses pengambilan data yang lebih presisi sehingga mendorong pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan.

Selain itu, pengunaan drone untuk pemadaman kebakaran dapat digunakan untuk melacak dan menginformasikan lokasi hotspot dengan cepat dan akurat.

“Tantanagan kedepannya adalah, bagaimana nanti penggunaan drone dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan keberlanjutan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, sehingga drone tidak hanya digunakan sebatas Pengambilan gambar dan video,” terang Helmi Basalamah.

Lebih lanjut dijelaskan, bagaiamana pengggunaan drone di KLHK, etika penggunaananya dan keselamatan dalam penggunaan dilingkungan KLHK. Melalaui sarasehan ini diharapakan dapat mengungkap bagaimana penggunaan drone secara aktif dan bijakasana dibidang LHK. Selain itu penyebarluan informasi penggunaan drone lingkup KLHK di satker-satker teknis

Sarasehan Webinar Penggunaan Drone di Bidang Kehutanan sendiri di hadiri kurang lebih 1000 peserta dari berbagai kalangan, Instansi Pemerintahan,Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi, Perusahan Swasta Bidang Kehutanan, dan Komunitas drone yang ada di Indonesia.

Menurut Dr. Ir. Rhuanda Agung Sugardiman, M.Sc. penggunaan teknologi penginderaaan jauh untuk pemantauan sumber daya hutan telah dilakukan sejak tahun 1990 dengan teknologi Citra Landsat. Sejak tahun 2000-an teknologi ultra light telah digunakan oleh KLHK untuk memetakan dan menginventarisasi potensi kawasan hutan. Sejak tahun 2013 teknologi Unnamed Aerial Vehicel (UAV) atau yang lebih popular dengan istilah drone telah digunakan KLHK.

“Pertimbangan penggunaan drone untuk KLHK antara lain, biaya investainya murah, perawatan relatif mudah, dapat terbang dibawah awan sehingga mengasilkan foto udara yang bebas awan, mobilitasnya tinggi, Cepat dan akurat serta dapat dioperasikan di medan yang sulit.

Rhuanda Agung Sugardiman mengungkapkan, pemanfaatan UAV sektor kehutanan diantaranya adalah, survelilance (Keamanan) terutama pada bidang pengamanan dan konservasi kawasan, monitoring, mapping dan survey, diseminasi dan publikasi.  “Saat ini masih disususn peraturan LHK yang menagtur penggunaan drone di kawasan hutan,” singkatnya.

Narasumber berikutnya merupakan Dosen Sekolah IT ITB yang tercatat sebagai Founder Indonesia Mapping Community, Dr. Ir. Hikmat Ramdan, S.Hut.,M.Si., IPU menambahkan, penggunaan drone untuk pengeloaan lingkungan hidup dan kehutanan merupakan suatu keniscayaan karena mengelolaa Lingkungan hidup dan kehutanan terkait erat dengan keruangan dan informasi spasial. Banyak sekali peluang untuk memanfaatakan drone untuk sector lingkungan hidup dan kehutanan, diantaranya pemetaan lahan, monitoring vegetasi (NDVI) dan pemantauan dan pengamanan hutan.

Pemapar berikutnya dari Indonesia Mapping Community dari Universitas Papua, Zulfikar Mardiyadi, S.Hut.,M.Si, menguraikan pengalamannya melakukan pemetaan dengan drone, bahwa citra drone dapat digunakan untuk melakukan pemantauan lingkungan hidup dan kehutanan.

“Berdasarkan pengalaman yang kami telah lakukan, citra drone dapat digunakan untuk pemetaaan konflik batas hutan, potensi mangrove, potensi tanaman obat. Selain itu beberapa tantangan penyediaan data spaisal bidang kehutanan adlah belum adannya data spasial realisasi rehabilitasi dan peta spasial potensi hutan untuk level desa,” ujarnya.

Pemapar materi berikutnya sebagai Setjen Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dari Dinas Kedirgantaraan TNI AU, Kol. Agung “Sharky” Sasongko turut menularkan ilmunya. Ia mengatakan,  dalam isu keamanan nasional selaian membawa manfaat, pengoperasian drone juga memiliki potensi ancaman, diantaranya potensi menggnanggu ketertiban umum (pengoperasian drone dikawasan obyek vital Negara), penggunaan drone untuk pengantaran narkoba dan aksi-aksi terorisme lainnya.

“Lisensi untuk pilot yang mengoperasikan drone harus diberikan kepada pilot drone sebagai bagian untuk mengontrol pilot taat dan patuh pada regulasi pengoperasian drone,” jelasnya.

Beberapa peraturan yang mengatur keselamatan penerbangan drone diantarnaya adalah UU nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan, PP nomor 4 tahun 2018 tentang pengamanan wilayah udara Republik Indonesia.

“Sebagai Negara yang sangat luas dan ruang udara yang sangat besar, pilot drone sebiknya mematuhi regulasi yang telah ada untuk mengatur keselamatan dan ketertiban penggunaan ruang udara di Indonesia,” kunci pilot ini

Berikut materi-materi dari narasumber :

  1. Materi Hikmat Ramdan
  2. Materi Zulfikar Mardiyadi
  3. Materi Rhuanda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *